Starting a Business


Keinginan yang tinggi akan memulai tapi bingung ingin mulai darimana dan harus apa? Weits tenang aja jualan itu gampang, bener? Yaps,,, bener banget bro & sist, apalagi mengingat adanya pandemi seperti ini kita harus benar-benar melihat potensi secara jeli akan hal itu, tentunya ini didukung kalau ada semangatnya dan paham ilmunya, Insya Allah di sini gw akan share ilmu-ilmunya dengan satu per satu.

Gimana supaya jualan jadi gampang? Yah pahami dulu, penjual itu seperti apa? Catat yaa, penjual itu butuh mental baja alias tahan banting. Selain itu, punya segudang ‘ide sinting’. Maksudnya ide-ide yang out of the box. Di luar kebiasaan, enggak kepikiran sama orang-orang kebanyakan. Tapi tokcer.

Kalian semua tau dan kenal dong sama almarhum Om Bob Sadino, pemilik Kemchicks? Dulu beliau jualan telor kampung dan enggak laku-laku. Bahkan sampai membusuk. Tapi dia enggak gampang menyerah, akhirnya dia nyari-nyari ide. Ternyata pas banget dengan penerimaan mahasiswa baru di banyak kampus. Lalu, beliau kerjasama dengan salah satu kampus untuk seminar kewirausahaan. Dan ada barter, dimana maba-nya (mahasiswa baru) diminta untuk mencari telor busuk. Ya, jadilah akhirnya telor kampung miliknya laku keras. Out of the box. Diluar kotak bahkan tanpa kotak.

Ada lagi video yang pernah gw lihat disalah satu iklan Tv dari negara kebab, yaitu seorang bapak-bapak yang berjualan buah di tengah keramaian. Buahnya segar, alami, dan dia terus teriak-teriak, kurang lebih in Indonesian Language “Buah segar, buah segar, ayo dibeli. Mari ke sini.” Tapi, tak satupun orang menghiraukan. Hingga akhirnya hujan turun. Lalu, tepat di depan lapaknya sebuah mobil melaju kencang dan membuat percikan lumpur keseluruh buahnya kena ciprat, ceritanya.

Musibah memang, namun sang bapak tak menyerah, dimana dia berusaha mengubah musibah tersebut menjadi berkah, dan membuat banyak orang terperangah, di tengah buah-buahan yang penih cipratan lumpur itu, sang bapak membuat tulisan besar di papan, “Buah Langsung dari Kebunnya. Dijamin 100% organik” Tiba-tiba saja lapaknya ramai dengan ibu-ibu yang mau membeli dan rela mengantri, out of the box.

Itulah jualan. Gampang kan? Enggak sesulit persangkaan orang. Yang penting, kita ber-mental baja dan mau berpikir sinting. Gimanapun caranya sedikit sinting itu penting. Dimana kita dituntut mau mencoba sesuatu yang baru dan belum pernah ada, terus action dengan segera dan sungguh-sungguh. Semakin unik dan semakin menggelitik, maka semakin banyak orang yang tertarik lalu menceritakan kepada yang lain, ujung-ujungnya semakin gampang jualannya. Nah biar jualannya lebih gampang lagi, marilah kita pahami BUSET. Apaan tuh? BUSET itu BUka mindSET. Artinya, lu mesti membayangkan bahwa betapa jualan itu enggak hanya gampang, tapi juga fun alias menyenangkan.

BUKA MINDSET

Kenapa kalimat pertamanya “Jualan itu Gampang?” karena banyak orang di luar sana yang bilang jualan itu susah, ribet dan merepotkan. Akhirnya itulah yang terjadi. Doa toh? Bener-bener susah closing, ribet ngurusin orang, dan repot sendiri. Sepi pembeli repot, banjir pembeli juga repot. Nah kalau masih kayak begini nih mindsetnya kudu dibenerin lagi.

Ada lagi yang bilang jualan itu bikin malu. Hehehe, kayak udah jadi artis aja. Pake malu segala. Padahal kan bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa. Jualan enggak jualan, toh orang enggak peduli. Kalau gitu, yah jualan aja. Dan itu adalah tindakan mulia ketimbang minta-minta dan membebani orang lain. Tambahan, jualan dan laris itu lebih asyik ketimbang bokek 24 jam. Right?.

Itulah yang harusnya dibangun di mindset atau pikiran, mau nyoba? Ingat, kata-kata itu doa. Dan kata-kata dalam bentuk doa dapat membelokkan takdir intinya. Jadikan pikiran yang positif seperti hal ini yang mensugesti jiwa raga kalian sehingga berjualan akan menjadi kegiatan yang menyenangkan.

0 Response to "Starting a Business"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel