Penilaian,Tipe Dan Maturitas Obligasi


PENILAIAN OBLIGASI

  • Penilaian obligasi berarti penentuan harga obligasi
  • Pada penilaian sekuritas (termasuk obligasi), pada umumnya, digunakan konsep nilai sekarang (present value)
  • Dengan prinsip ini, nilai obligasi akan ditentukan oleh nilai intrinsiknya
  • Nilai (intrinsik) obligasi bisa diestimasi dengan ‘mendiskonto’ semua aliran kas yang berasal dari pembayaran kupon, ditambah pelunasan obligasi sebesar nilai par, pada saat jatuh tempo.
  • Persamaan matematika untuk menentukan nilai intrinsik obligasi:

dalam hal ini:

P = nilai sekarang obligasi pada saat ini (t=0)
n = jumlah tahun sampai dengan jatuh tempo obligasi
Ci = pembayaran kupon untuk obligasi i setiap tahunnya
r = tingkat diskonto yang tepat atau tingkat bunga pasar
Pp= nilai par dari obligasi

TIPE OBLIGASI

1. Premium bonds.
• Obligasi dengan harga lebih tinggi daripada nilai nominalnya dikatakan dijual pada harga premi. Yield to maturity dari premium bonds adalah lebih kecil daripada tingkat kuponnya.


2. Discount bonds.

• Obligasi dengan harga lebih rendah daripada nilai nominalnya dikatakan dijual pada harga diskon. Yield to maturity dari discount bonds adalah lebih besar daripada tingkat kuponnya.

3. Par bonds.
• Obligasi dengan harga sama dengan nilai nominalnya dikatakan dijual pada harga par.

HARGA OBLIGASI

  • Dengan membandingkan antara tingkat bunga yang disyaratkan dan tingkat kupon, harga obligasi dapat dikelompokkan menjadi tiga tipe: 
a. Jika tingkat bunga yang disyaratkan sama dengan tingkat kupon (lihat contoh 1), harga obligasi akan sama dengan nilai parnya, atau obligasi dijual sebesar nilai par.


b. Jika tingkat bunga yang disyaratkan lebih tinggi daripada tingkat kupon, harga obligasi akan lebih rendah dari nilai parnya, atau obligasi dijual dengan diskon.

c. Jika tingkat bunga yang disyaratkan lebih rendah daripada tingkat kupon (lihat contoh 2), harga obligasi akan lebih tinggi dari nilai parnya, atau obligasi dijual dengan premi.


HARGA OBLIGASI SEPANJANG WAKTU

Harga obligasi sepanjang waktu
  •  Pada saat jatuh tempo, nilai obligasi seharusnya sama dengan nilai parnya.
  • Jika r dijaga konstan:
  1. Nilai dari suatu premium bond akan menurun sepanjang waktu, hingga nilainya mencapai nilai par (misalnya Rp 1.000).
  2. Nilai dari suatu discount bond akan meningkat sepanjang waktu, hingga nilainya mencapai nilai par.
  3. Nilai dari suatu par bond akan bertahan sebesar nilai par.

TINGKAT BUNGA DAN HARGA OBLIGASI
  • Harga obligasi sangat terkait dengan besarnya nilai r , yaitu tingkat keuntungan yang disyaratkan atau yield obligasi.
  • Berikut adalah contoh hubungan antara harga obligasi dan yield untuk obligasi dengan umur 20 tahun dan kupon sebesar 16% :


  • Selain menunjukkan adanya hubungan yang terbalik antara yield dengan harga obligasi, gambar tersebut juga mencerminkan adanya empat hal penting lainnya, yaitu:

  1. Jika yield di bawah tingkat kupon, harga jual obligasi akan lebih tinggi dibanding nilai parnya (harga premi).
  2. Jika yield di atas tingkat kupon, maka harga obligasi akan lebih rendah dari nilai parnya (harga diskon).
  3. Jika yield sama dengan tingkat kupon yang diberikan maka harga obligasi tersebut akan sama dengan nilai parnya. Hubungan antara harga-yield tidak berbentuk garis lurus tetapi membentuk sebuah kurva cekung.

MATURITAS DAN HARGA OBLIGASI
  • Perubahan harga obligasi, akibat perubahan meningkat bunga pasar, dipengaruhi oleh maturitas dan tingkat kupon dari obligasi.
  • Bila terjadi kenaikan (penurunan) tingkat bunga maka harga obligasi yang mempunyai maturitas lebih lama akan mengalami penurunan (kenaikan) harga yang lebih besar dibandingkan dengan obligasi yang mempunyai maturitas yang lebih pendek, ceteris paribus.
  • Perubahan harga obligasi pada berbagai tingkat bunga pasar, pada berbagai maturitas, dan pada kupon 16%:

TINGKAT KUPON DAN HARGA OBLIGASI
  • Perubahan harga obligasi karena adanya perubahan tingkat bunga juga tergantung pada tingkat kupon yang diberikan oleh obligasi tersebut.
  • Bila terjadi perubahan tingkat bunga maka harga obligasi yang mempunyai tingkat kupon yang lebih rendah akan relatif lebih berfluktuasi dibandingkan dengan harga obligasi yang tingkat kuponnya lebih tinggi.
  • Perubahan harga obligasi dan tingkat bunga pasar pada obligasi maturitas 10 tahun, pada berbagai tingkat kupon obligasi:



DURASI
  • Obligasi yang mempunyai umur maturitas sama, tetapi memberikan kupon yang berbeda, ternyata tidak bisa dianggap sama umur
  • Durasi merupakan jumlah tahun yang diperlukan untuk bisa mengembalikan harga pembelian obligasi tersebut. Durasi diukur dengan menghitung rata-rata tertimbang maturitas aliran kas obligasi, berdasarkan konsep nilai sekarang (present value). maturitasnya.


PENENTUAN DURASI

  • Untuk menghitung besarnya durasi dapat digunakan persamaan berikut:

dalam hal ini:

t = periode dimana aliran kas diharapkan akan diterima

n = jumlah periode sampai jatuh tempo PV(CFt) = nilai sekarang dari aliran kas pada periode t yang didiskonto pada tingkat YTM
P = Harga pasar obligasi


FAKTOR PENENTU DURASI

  • Lama durasi suatu obligasi akan ditentukan oleh tiga faktor yaitu:
  1. maturitas obligasi
  2. pendapatan kupon
  3. yield to maturity.
  • Dari ketiga faktor tersebut, hanya faktor maturitas saja yang mempunyai hubungan searah dengan durasi.
ARTI PENTING DARI KONSEP DURASI
  1. Konsep durasi tersebut bisa menjelaskan kepada kita mengenai perbedaan antara umur efektif berbagai alternatif pilihan obligasi.
  2. Konsep durasi dapat digunakan sebagai salah satu strategi pengelolaan investasi, terutama strategi imunisasi (akan dijelaskan lebih lanjut pada Bab X).
  3. Durasi dapat digunakan sebagai ukuran yang lebih akurat untuk mengukur sensitivitas harga obligasi terhadap pergerakan tingkat bunga, karena durasi sudah mengkombinasikan kupon dan maturitas obligasi.
DURASI MODIFIKASIAN
  • Untuk menghitung persentase perubahan harga obligasi karena adanya perubahan tingkat bunga tertentu, maka kita bisa menggunakan durasi yang sudah dimodifikasi dengan cara berikut:
Durasi modifikasian = D* = D /(1+ r)


dalam hal ini:
D* = durasi modifikasian
r = YTM obligasi
  • Durasi modifikasian dapat digunakan untuk menghitung persentase perubahan harga suatu obligasi akibat adanya perubahan tingkat bunga pasar:



0 Response to "Penilaian,Tipe Dan Maturitas Obligasi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel